Foto bersama setelah Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2023

Foto bersama setelah Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada hari Ahad, 1 Oktober 2023 di UPT SD Negeri Sumberjo.

SD NEGERI SUMBERJO RAIH JUARA UMUM II PADA MADSANEBA CHAMPIONSHIP (MADCHA) 2025

Foto Bersama Guru-guru UPT SD Negeri Sumberjo Sutojayan Blitar.

Kepala UPT SD Negeri Sumberjo saat upacara bendera

Kepala UPT SD Negeri Sumberjo, Bapak Rudi Hartono, S.Pd saat membacakan teks naskah Proklamasi dalam Upacara Bendera.

Kepala UPT SD Negeri Sumberjo menyerahkan hadiah pemenang lomba

Bapak Rudi Hartono, S.Pd saat Kepala UPT SD Negeri Sumberjo menyerahkan hadiah pemenang lomba pada acara Maulid Nabi Muhammad saw.

RUDI HARTONO, S.Pd

Bapak Rudi Hartono, S.Pd Kepala UPT SD Negeri Sumberjo Sutojayan Blitar.

Tampilkan postingan dengan label Artikel Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juli 2026

"Happy National Children's Day"

 

Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Generasi Emas 2045

Kamis, 23 Juli 2026 menjadi momen istimewa bagi seluruh anak Indonesia dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, bermain, berkarya, serta memperoleh perlindungan dan kasih sayang agar dapat berkembang secara optimal.

Keluarga besar UPT SD Negeri Sumberjo mengucapkan:

"Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2026."

Semoga seluruh anak Indonesia, khususnya peserta didik UPT SD Negeri Sumberjo, senantiasa tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, kreatif, mandiri, dan berprestasi. Anak-anak adalah aset bangsa yang akan melanjutkan estafet pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk semakin memperhatikan pemenuhan hak-hak anak. Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, dan diskriminasi.

Sebagai Sekolah Ramah Anak, UPT SD Negeri Sumberjo terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, membangun karakter, mengembangkan potensi peserta didik, serta menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik, sekolah berupaya memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk mengembangkan bakat, minat, dan kreativitasnya.

Mari jadikan Hari Anak Nasional 2026 sebagai semangat bersama untuk terus mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. Dengan memberikan pendidikan yang berkualitas, perlindungan yang optimal, dan kasih sayang yang tulus, kita turut mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Selamat Hari Anak Nasional 2026!

"Anak Hebat, Indonesia Kuat. Bersama wujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak untuk belajar, bermain, dan meraih cita-cita."

Share:

Selasa, 21 Juli 2026

Penutupan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 UPT SD Negeri Sumberjo Berlangsung Penuh Keceriaan



Sumberjo, 18 Juli 2026 – UPT SD Negeri Sumberjo resmi menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 yang telah berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 13 hingga 18
Juli 2026. Kegiatan penutupan berlangsung dengan suasana penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru, guru, tenaga kependidikan, serta warga sekolah.

Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik baru diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya positif, profil guru dan tenaga kependidikan, serta berbagai program unggulan yang dimiliki UPT SD Negeri Sumberjo. Berbagai aktivitas edukatif juga dilaksanakan untuk menumbuhkan karakter, kemandirian, disiplin, gotong royong, dan rasa percaya diri sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar sekolah.

Kegiatan MPLS di UPT SD Negeri Sumberjo mengusung semangat MPLS Ramah, yaitu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk perundungan maupun perpeloncoan. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat terbaik bagi anak untuk belajar dan bertumbuh. (Kemendikdasmen)

Acara penutupan diawali dengan apel bersama yang dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan motivasi kepada seluruh peserta didik baru. Dalam sambutannya, Kepala UPT SD Negeri Sumberjo menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, orang tua, serta peserta didik yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS dengan tertib dan penuh antusias.


Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk terus menjaga semangat belajar, menghormati guru dan orang tua, menjalin persahabatan yang baik, serta membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, nilai-nilai yang telah diperoleh selama MPLS dapat menjadi bekal dalam mengikuti proses pembelajaran sepanjang tahun ajaran 2026/2027.

Dengan berakhirnya kegiatan MPLS, peserta didik baru kini telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar UPT SD Negeri Sumberjo. Semoga mereka mampu beradaptasi dengan baik, tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, serta siap meraih cita-cita melalui proses belajar yang menyenangkan.

Selamat datang dan selamat belajar di UPT SD Negeri Sumberjo. Bersama kita wujudkan sekolah yang ramah, aman, nyaman, dan inspiratif untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Apabila Anda memiliki dokumentasi kegiatan penutupan MPLS (foto atau video), saya juga dapat membuat artikel ini menjadi lebih spesifik dengan mencantumkan rangkaian kegiatan yang benar-benar dilaksanakan di UPT SD Negeri Sumberjo, sehingga lebih sesuai untuk dipublikasikan di website sekolah.

Share:

Selasa, 14 Juli 2026

Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, UPT SD Negeri Sumberjo Sambut Peserta Didik dengan Semangat Baru



Sumberjo, 13 Juli 2026 – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai hari pertama masuk sekolah di UPT SD Negeri Sumberjo pada Senin (13/7). Setelah menikmati masa liburan, seluruh peserta didik kembali ke sekolah untuk memulai Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh antusias.

Sejak pagi, para siswa hadir dengan mengenakan seragam sekolah yang rapi dan wajah penuh semangat. Mereka disambut hangat oleh kepala sekolah beserta seluruh dewan guru di lingkungan sekolah. Kegiatan diawali dengan apel pagi sebagai bentuk penyambutan sekaligus penanaman nilai disiplin, karakter, dan semangat belajar kepada seluruh peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala UPT SD Negeri Sumberjo mengajak seluruh siswa untuk memulai tahun ajaran baru dengan tekad menjadi pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, saling menghormati, dan membangun budaya belajar yang positif.

Usai apel, siswa memasuki kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan belajar, penyampaian tata tertib sekolah, serta pengarahan awal dari wali kelas. Kegiatan ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan sehingga peserta didik siap mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun ke depan.

Hari pertama sekolah juga menjadi momentum mempererat kembali kebersamaan antara guru dan peserta didik setelah masa liburan. Kehangatan interaksi di setiap kelas mencerminkan komitmen UPT SD Negeri Sumberjo dalam menghadirkan lingkungan belajar yang ramah anak, inklusif, dan berpusat pada peserta didik.

Melalui semangat kebersamaan dan kerja sama antara sekolah, orang tua, serta seluruh warga sekolah, diharapkan Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi awal yang baik untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Selamat datang kembali di sekolah. Mari belajar dengan semangat, berkarya dengan sepenuh hati, dan meraih prestasi terbaik bersama UPT SD Negeri Sumberjo.

Silakan unggah foto-foto kegiatan tanggal 13 Juli 2026. Saya akan menyempurnakan berita ini agar sesuai dengan kegiatan yang benar-benar terjadi, lengkap dengan nama kegiatan, dokumentasi, dan kutipan yang relevan untuk dipublikasikan di website sekolah.

Share:

Selasa, 19 Mei 2026

🏐 Prestasi Gemilang UPT SD Negeri Sumberjo, Mengapa Masih Sepi Peminat?

 



Di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin ketat, UPT SD Negeri Sumberjo terus membuktikan diri sebagai sekolah yang mampu mencetak generasi berprestasi, tangguh, dan siap bersaing. Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, sekolah ini juga dikenal sebagai salah satu lumbung atlet voli muda berbakat di Kabupaten Blitar.

Prestasi demi prestasi berhasil diraih oleh siswa-siswi UPT SD Negeri Sumberjo. Mereka telah tampil di berbagai turnamen tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, membawa pulang piala dan mengharumkan nama sekolah serta daerah. Bahkan yang lebih membanggakan, beberapa siswa yang masih duduk di bangku kelas 6 SD sudah dipercaya tampil dalam kompetisi profesional usia dini dan mendapatkan bayaran atas kemampuan mereka di dunia voli. Ini menjadi bukti nyata bahwa bakat yang diasah dengan serius sejak dini dapat membuka jalan menuju masa depan yang gemilang.

Keberhasilan ini tentu bukan hadir secara kebetulan. Di balik setiap kemenangan, ada proses pembinaan, latihan disiplin, semangat pantang menyerah, serta dukungan penuh dari guru dan sekolah yang terus mendorong anak-anak untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya.

Tak heran jika banyak sekolah tingkat SMP di wilayah Kecamatan Sutojayan hingga Kabupaten Blitar sudah menaruh perhatian dan berharap lulusan UPT SD Negeri Sumberjo bersedia melanjutkan pendidikan di sekolah mereka. Lulusan SDN Sumberjo dikenal memiliki mental juara, karakter yang baik, disiplin tinggi, dan kemampuan yang siap dikembangkan ke jenjang berikutnya.

Namun di balik sederet prestasi yang membanggakan ini, masih muncul pertanyaan di tengah masyarakat: mengapa sekolah dengan segudang prestasi seperti UPT SD Negeri Sumberjo masih sepi peminat?

Padahal, sekolah ini bukan sekadar tempat belajar membaca, menulis, dan berhitung. UPT SD Negeri Sumberjo adalah tempat tumbuhnya bakat, pembentukan karakter, kedisiplinan, religiusitas, serta lahirnya anak-anak hebat yang siap menghadapi masa depan.

Dengan dukungan guru yang berdedikasi, fasilitas yang terus berkembang, program unggulan, pembinaan prestasi olahraga, kegiatan religius, serta pembelajaran berbasis digital dan teknologi, UPT SD Negeri Sumberjo terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri bangsa.

Kini saatnya masyarakat melihat lebih dekat dan membuka mata bahwa sekolah hebat tidak harus berada di kota besar atau berbiaya mahal. Bukti sudah nyata, dari UPT SD Negeri Sumberjo telah lahir atlet-atlet muda berprestasi, siswa-siswi unggul, dan generasi yang membanggakan orang tua serta daerahnya.

🌟 Jangan hanya mendengar cerita, lihat buktinya!
🏐 Dari sekolah ini lahir juara.
📚 Dari sekolah ini tumbuh generasi cerdas dan berkarakter.
💙 Dari UPT SD Negeri Sumberjo, masa depan anak dimulai dengan langkah terbaik.

📢 Ayo, daftarkan putra-putri Anda di UPT SD Negeri Sumberjo!
Sekolahnya Anak Hebat, Berprestasi, Religius, dan Siap Menyongsong Masa Depan!


Share:

SELAMAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL "Bangkit Bersama Mewujudkan Generasi Emas"

 

Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan di masa lalu, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bangkit menghadapi tantangan zaman. Di era saat ini, kebangkitan bangsa dimulai dari dunia pendidikan, tempat lahirnya generasi penerus Indonesia.

UPT SD Negeri Sumberjo hadir sebagai bagian dari semangat kebangkitan tersebut. Dengan lingkungan belajar yang nyaman, semangat guru yang penuh dedikasi, serta siswa-siswi yang aktif dan berprestasi, sekolah ini terus berupaya mencetak generasi yang cerd

Melalui semangat belajar, disiplin, gotong royong, dan cinta tanah air, UPT SD Negeri Sumberjo mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun masa depan anak-anak yang lebih baik. Karena kebangkitan Indonesia dimulai dari pendidikan yang kuat dan generasi muda yang hebat.

Mari bangkit bersama, tumbuhkan semangat belajar sejak dini, dan percayakan pendidikan putra-putri terbaik Anda di UPT SD Negeri Sumberjo. Bersama, kita wujudkan generasi unggul untuk Indonesia maju.

Share:

Minggu, 10 Mei 2026

Sambut Masa Depan Gemilang: Siswa Kelas 6 UPT SD Negeri Sumberjo Siap Taklukkan PSASP 2026!


SUTOJAYAN – Genderang semangat mulai bertabuh di koridor UPT SD Negeri Sumberjo. Memasuki penghujung tahun ajaran 2025/2026, para siswa kelas 6 kini bersiap menghadapi momen krusial dalam perjalanan akademik mereka: Penilaian Sumatif Akhir Satuan Pendidikan (PSASP).



            Bukan sekadar ujian biasa, PSASP merupakan jembatan emas bagi para siswa Fase C untuk mengukur sejauh mana kompetensi yang telah mereka serap selama enam tahun masa sekolah dasar. Kegiatan yang akan berlangsung mulai 11 hingga 19 Mei 2026 ini menjadi penentu penting dalam evaluasi pembelajaran dan pertimbangan kelulusan siswa.

            Pihak sekolah telah menjadwalkan pelaksanaan ujian setiap harinya mulai pukul 08.00 WIB tepat di lingkungan sekolah. Berbagai mata pelajaran utama akan diujikan, mulai dari Pendidikan Agama, Matematika, hingga Bahasa Jawa dan Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA).

            Tujuan utama PSASP bukan hanya tentang deretan angka di atas kertas. Melalui asesmen ini, sekolah mengajak siswa untuk:

  • Menunjukkan Potensi Terbaik: Inilah saatnya membuktikan hasil kerja keras belajar selama ini.

  • Membangun Karakter: Kejujuran, kedisiplinan, dan rasa percaya diri menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi selama ujian berlangsung.

  • Evaluasi Berkelanjutan: Hasil ujian akan menjadi bahan refleksi untuk peningkatan kualitas pendidikan di masa depan.

            Untuk seluruh siswa kelas 6 UPT SD Negeri Sumberjo, ingatlah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Persiapkan diri dengan belajar yang tekun, jaga kesehatan, dan jangan lupa sertai setiap langkah dengan doa.

"Berusaha terbaik, berhasil gemilang! Kerjakan dengan jujur, percaya diri, dan penuh tanggung jawab."

Mari kita dukung putra-putri kita dalam menjalani PSASP 2026 ini. Bersama, kita wujudkan generasi yang berprestasi dan berkarakter menuju masa depan yang cerah.

Semangat Belajar, Raih Masa Depan Gemilang!


Share:

Siswa Kelas 6 SD Bersiap Hadapi PSAJ 2026 yang Digelar Mulai 4 Mei 2026


 



SUTOJAYAN – Seluruh siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dijadwalkan akan menempuh Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Tahun Ajaran 2025/2026. Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui jadwal pelaksanaan, rangkaian ujian ini akan berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 4 hingga 9 Mei 2026.

Pelaksanaan PSAJ ini merupakan tahap krusial bagi siswa tingkat akhir untuk mengukur capaian belajar mereka selama di jenjang sekolah dasar. Setiap harinya, siswa akan menghadapi dua mata pelajaran yang diujikan secara bergantian dengan sesi waktu yang telah ditetapkan.

                    Pihak sekolah mengimbau kepada seluruh orang tua untuk memastikan putra-putrinya menjaga kondisi kesehatan dan mengatur waktu belajar dengan efektif di rumah. Siswa diharapkan hadir tepat waktu sebelum pukul 07.30 WIB agar dapat mengikuti ujian dengan tenang dan fokus.

Dengan semangat "Semangat Belajar, Raih Prestasi Terbaik!", diharapkan pelaksanaan PSAJ tahun ini dapat berjalan lancar dengan hasil yang memuaskan bagi seluruh siswa, sebagai bekal menuju jenjang pendidikan menengah.


Share:

Jumat, 06 Maret 2026

Pondok Ramadan 1447 H UPT SD Negeri Sumberjo Ditutup dengan Kegiatan Penuh Makna

 



Sumberjo, Blitar – Kegiatan Pondok Ramadan 1447 Hijriah di UPT SD Negeri Sumberjo resmi ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan makna. Selama beberapa hari di bulan suci Ramadan, para siswa mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk memperkuat iman, menanamkan akhlak mulia, serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa. Dengan mengenakan busana muslim yang rapi, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan seperti tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, praktik ibadah, serta pembelajaran tentang akhlak dan adab dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, para guru memberikan bimbingan dan motivasi agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, disiplin, dan berakhlak mulia. Suasana belajar yang hangat dan penuh kekeluargaan membuat para siswa terlihat nyaman dan semangat mengikuti setiap kegiatan.

Kepala sekolah dan para guru berharap kegiatan Pondok Ramadan ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami nilai-nilai Islam sejak dini, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak baik.

Selain itu, kegiatan Pondok Ramadan juga menjadi salah satu wujud komitmen UPT SD Negeri Sumberjo dalam membentuk pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter. Sekolah tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral kepada para siswa.

Antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa pembelajaran yang dikemas secara menarik mampu memberikan pengalaman yang berkesan bagi mereka. Para siswa terlihat aktif berdiskusi, membaca Al-Qur’an, serta mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh para guru.

Dengan berakhirnya kegiatan Pondok Ramadan 1447 H ini, diharapkan semangat beribadah dan nilai-nilai kebaikan yang telah dipelajari dapat terus diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat.

UPT SD Negeri Sumberjo terus berkomitmen menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa sekolah ini terus dipercaya oleh masyarakat sebagai tempat yang tepat untuk mendidik generasi masa depan.

Melalui berbagai program pendidikan yang inovatif, lingkungan belajar yang nyaman, serta dukungan dari para guru yang berdedikasi, UPT SD Negeri Sumberjo siap menjadi pilihan terbaik bagi orang tua dalam memberikan pendidikan yang berkualitas bagi putra-putrinya.


Share:

Rabu, 10 Desember 2025

Asesmen dalam Kurikulum Merdeka: Pendekatan Baru untuk Pembelajaran yang Lebih Bermakna

 

Asesmen dalam Kurikulum Merdeka: Pendekatan Baru untuk Pembelajaran yang Lebih Bermakna

Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pemerintah untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih fleksibel, berpihak pada peserta didik, dan mendorong tercapainya profil Pelajar Pancasila. Salah satu komponen penting yang mengalami penyegaran adalah sistem asesmen, yang tidak lagi sekadar mengukur nilai angka, tetapi lebih menekankan pemahaman mendalam terhadap perkembangan kompetensi siswa.



1. Asesmen dalam Kurikulum Merdeka: Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasil

Dalam Kurikulum Merdeka, asesmen tidak ditempatkan sebagai kegiatan akhir setelah pembelajaran selesai. Sebaliknya, asesmen menjadi bagian dari proses belajar itu sendiri. Artinya, guru dapat melakukan penilaian secara terus-menerus untuk melihat perkembangan siswa dari waktu ke waktu.

Tiga fungsi utama asesmen dalam Kurikulum Merdeka meliputi:

a. Asesmen Diagnostik

Dilakukan sebelum pembelajaran dimulai, asesmen ini bertujuan memetakan kemampuan awal, minat, serta kebutuhan belajar siswa. Melalui asesmen diagnostik, guru dapat merancang pembelajaran yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan karakteristik siswa.

b. Asesmen Formatif

Asesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memonitor pemahaman siswa. Guru bisa menggunakan berbagai cara seperti kuis singkat, diskusi, pengamatan, maupun tugas kreatif. Hasil asesmen formatif membantu guru memperbaiki metode mengajar dan memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa.

c. Asesmen Sumatif

Berfungsi untuk mengukur pencapaian akhir siswa setelah periode pembelajaran tertentu. Bentuknya dapat berupa penilaian harian, proyek, portofolio, maupun ujian akhir. Meski demikian, asesmen sumatif pada Kurikulum Merdeka tetap menekankan pada capaian kompetensi, bukan sekadar angka.

2. Penekanan pada Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa

Kurikulum Merdeka mendorong guru untuk menggunakan asesmen sebagai alat untuk memahami murid, bukan menghukum atau membandingkan mereka. Setiap anak memiliki cara belajar, minat, dan ritme perkembangan yang berbeda. Oleh karena itu, asesmen didesain lebih fleksibel agar mampu menangkap perkembangan siswa secara menyeluruh.

Guru diberikan kewenangan untuk menentukan teknik asesmen yang paling relevan, seperti:

  • Portofolio karya siswa

  • Proyek individu atau kelompok

  • Penilaian praktik

  • Observasi dan catatan anekdot

  • Jurnal refleksi

  • Tes tulis ketika diperlukan

Kebebasan ini membuat guru dapat mengevaluasi tidak hanya aspek kognitif, tetapi juga keterampilan sosial, karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.

3. Penguatan Umpan Balik (Feedback) yang Bermakna

Salah satu prinsip penting asesmen pada Kurikulum Merdeka adalah umpan balik yang berkesinambungan. Umpan balik ini membantu siswa mengetahui apa yang sudah mereka kuasai dan apa yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, siswa lebih terdorong untuk melakukan perbaikan diri dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Umpan balik juga bisa diberikan secara lisan, tulisan, maupun melalui diskusi langsung antara guru dan siswa. Bahkan orang tua dapat dilibatkan agar perkembangan siswa dapat dipantau bersama di rumah dan di sekolah.

4. Melibatkan Proyek sebagai Bagian dari Asesmen

Kurikulum Merdeka memperkenalkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai bagian penting dari pembelajaran. Proyek ini memiliki asesmen tersendiri dengan fokus pada nilai-nilai karakter, kolaborasi, serta kemampuan memecahkan masalah. Bentuk asesmennya bersifat kualitatif, efisien, dan menitikberatkan pada proses, bukan sekadar produk akhir.

5. Mengapa Asesmen pada Kurikulum Merdeka Dinilai Lebih Baik?

Beberapa keunggulan asesmen dalam Kurikulum Merdeka antara lain:

  • Lebih manusiawi dan tidak membebani siswa

  • Memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang sesuai potensinya

  • Menekankan kemampuan berpikir tingkat tinggi

  • Mendorong kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua

  • Menghasilkan data yang lebih komprehensif tentang perkembangan peserta didik

Kesimpulan

Asesmen pada Kurikulum Merdeka bukan hanya alat ukur, melainkan strategi untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna. Dengan pendekatan yang lebih fleksibel, komprehensif, dan berfokus pada perkembangan peserta didik, Kurikulum Merdeka diharapkan mampu melahirkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Share:

Senin, 27 Oktober 2025

Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025: “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025: “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”




Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda, sebuah momentum bersejarah yang menandai bersatunya para pemuda dari berbagai daerah di Nusantara untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tahun 2025 ini menjadi peringatan ke-97 tahun Sumpah Pemuda, dengan tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.”

Tema tersebut menggambarkan semangat generasi muda Indonesia untuk terus bergerak maju, berinovasi, dan menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan zaman. Semangat ini pula yang dihidupkan oleh UPTD SD Negeri Sumberjo melalui pelaksanaan upacara bendera pada hari Selasa, 28 Oktober 2025 di halaman sekolah.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme, diikuti oleh seluruh warga sekolah — mulai dari kepala sekolah, guru, staf, hingga seluruh siswa-siswi. Dalam amanatnya, Kepala UPTD SD Negeri Sumberjo menekankan pentingnya meneladani semangat juang para pemuda 1928 yang telah mengesampingkan perbedaan suku, bahasa, dan daerah demi satu tujuan bersama: Indonesia yang bersatu dan merdeka.

Seusai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan kebersamaan yang dirancang untuk menumbuhkan rasa persaudaraan, kerja sama, dan persatuan antar siswa. Suasana keceriaan dan kekompakan tampak jelas di wajah para peserta, mencerminkan nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda yang tetap relevan hingga kini.

Sebagai refleksi sejarah, Sumpah Pemuda lahir dari Kongres Pemuda II yang diselenggarakan pada 27–28 Oktober 1928 di Jakarta. Dalam kongres tersebut, para pemuda dari berbagai organisasi dan daerah menyatukan tekad dan mengikrarkan tiga janji suci yang dikenal sebagai Teks Sumpah Pemuda:

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ikrar tersebut menjadi tonggak penting lahirnya semangat nasionalisme dan menjadi landasan kuat menuju kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, UPTD SD Negeri Sumberjo berharap semangat para pemuda 1928 dapat terus menginspirasi generasi muda masa kini untuk selalu bersatu, berprestasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Mari kita jaga semangat persatuan dan kebersamaan demi Indonesia yang semakin maju dan bermartabat.
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97!
Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu! 🇮🇩

🖋️ UPTD SD Negeri Sumberjo – Menginspirasi, Mendidik, dan Menumbuhkan Semangat Kebangsaan Sejak Dini.

Share:

Minggu, 05 Oktober 2025

Selamat Hari Guru Sedunia 2025

Selamat Hari Guru Sedunia 2025

Diumumkan dengan sukacita, pada tanggal 5 Oktober 2025 kita memperingati Hari Guru Sedunia. Hari ini menjadi momen penting untuk menghargai jasa para guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mendidik dan membimbing generasi penerus bangsa.



Di UPT SD Negeri Sumberjo, guru bukan hanya pengajar, tetapi juga panutan dan pembimbing yang menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, dan kreativitas pada siswa. Dedikasi mereka yang tiada henti telah membantu membentuk fondasi masa depan anak-anak kita.

Peringatan Hari Guru Sedunia tahun ini mengingatkan kita semua akan pentingnya pendidikan berkualitas dan peran guru dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan global.

Kepada seluruh guru, baik di sekolah kami maupun di seluruh Indonesia, kami ucapkan “Selamat Hari Guru Sedunia 2025!” Terima kasih atas kesabaran, semangat, dan dedikasi yang selalu diberikan. Semoga semangat mengajar dan mendidik terus menginspirasi anak-anak kita untuk meraih cita-cita mereka.

Mari bersama-sama kita terus mendukung guru-guru kita dalam misi mulia ini, karena masa depan bangsa sangat bergantung pada tangan-tangan yang sabar dan penuh kasih ini.

Share:

Perbedaan Sistem Penilaian Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka

 

Perbedaan Sistem Penilaian Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka



Penilaian hasil belajar peserta didik merupakan bagian penting dalam proses pendidikan. Melalui penilaian, guru dapat mengetahui sejauh mana capaian kompetensi siswa, memberikan umpan balik, sekaligus melakukan perbaikan pembelajaran. Seiring perubahan kurikulum di Indonesia, sistem penilaian juga mengalami penyesuaian.

Jika dalam Kurikulum 2013 (K13) dikenal istilah Penilaian Harian (PH), Penilaian Tengah Semester (PTS), dan Penilaian Akhir Semester (PAS), maka dalam Kurikulum Merdeka istilah-istilah tersebut sudah tidak digunakan lagi.


Sistem Penilaian pada Kurikulum 2013

Dalam Kurikulum 2013, guru wajib melaksanakan penilaian yang meliputi:

  1. Penilaian Harian (PH) → dilaksanakan setelah menyelesaikan satu kompetensi dasar (KD).

  2. Penilaian Tengah Semester (PTS) → dilaksanakan di pertengahan semester.

  3. Penilaian Akhir Semester (PAS) → dilaksanakan di akhir semester.

  4. Penilaian Akhir Tahun (PAT) → mencakup seluruh KD di semester 2 (atau gabungan semester 1 dan 2).

Bentuk penilaian dalam K13 lebih banyak berupa tes tertulis, meskipun tetap dimungkinkan dalam bentuk praktik, proyek, maupun penugasan.


Sistem Penilaian pada Kurikulum Merdeka

Dalam Kurikulum Merdeka, penilaian disederhanakan menjadi dua kategori utama:

  1. Penilaian Formatif

    • Dilaksanakan sepanjang proses pembelajaran.

    • Bentuknya bisa observasi, kuis, penugasan, portofolio, maupun proyek.

    • Tujuannya memberikan umpan balik agar siswa dapat memperbaiki proses belajar.

  2. Penilaian Sumatif

    • Dilaksanakan di akhir suatu unit/topik, fase, atau semester.

    • Bentuknya fleksibel: bisa tes tertulis, proyek, produk, maupun unjuk kerja.

    • Tujuannya untuk mengetahui capaian belajar siswa sebagai dasar pengisian rapor.

Dengan demikian, dalam Kurikulum Merdeka tidak ada kewajiban PTS dan PAS. Sekolah tetap boleh mengadakan Sumatif Tengah Semester dan Sumatif Akhir Semester, tetapi bentuk dan waktunya lebih fleksibel sesuai kebutuhan.


Perbandingan Singkat

Aspek Kurikulum 2013 Kurikulum Merdeka
Penilaian Harian Ada (PH), tes tiap KD Diganti dengan penilaian formatif
Tengah Semester PTS wajib Bisa dilakukan dalam bentuk Sumatif Tengah Semester, tidak wajib
Akhir Semester PAS wajib Bisa dilakukan sebagai Sumatif Akhir Semester
Akhir Tahun PAT Diganti dengan penilaian sumatif akhir fase
Fokus Hasil belajar (output) Proses & hasil belajar (growth & outcome)
Bentuk Penilaian Dominan tes tertulis Lebih variatif: tes, proyek, portofolio, produk, unjuk kerja

Dasar Hukum dan Rujukan Terbaru

  1. Permendikbudristek No. 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

  2. Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka (2022), Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP).

  3. Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan.

  4. Permendikdasmen No. 12 Tahun 2025 tentang Standar Isi.

  5. Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 tentang perubahan atas Permendikbud No. 12 Tahun 2024 mengenai Kurikulum pada PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK.

  6. Permendikdasmen No. 15 Tahun 2025 tentang pencabutan beberapa aturan lama yang tidak relevan dengan Kurikulum Merdeka.

Perubahan sistem penilaian dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari sekadar mengejar hasil akhir menjadi fokus pada pertumbuhan dan proses belajar siswa. Guru dan sekolah diberikan fleksibilitas dalam menentukan bentuk dan waktu penilaian, selama tetap berorientasi pada capaian kompetensi yang diatur dalam standar terbaru.

Dengan pemahaman ini, diharapkan guru, siswa, dan orang tua dapat lebih siap menghadapi perubahan kurikulum dan bersama-sama menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna.


Share:

Rabu, 01 Oktober 2025

Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini untuk Membentuk Generasi Berakhlak Mulia

 

Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini untuk Membentuk Generasi Berakhlak Mulia

Pendidikan di era modern tidak cukup hanya menekankan pada pengetahuan akademik. Lebih dari itu, pendidikan juga harus membentuk karakter anak sejak dini agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu hidup bermasyarakat dengan baik. Karakter ibarat pondasi utama yang akan menentukan bagaimana anak melangkah di masa depan.

Usia anak adalah masa emas untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan. Pada tahap ini, anak cenderung mudah meniru dan mencontoh perilaku orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus dimulai dari rumah, diperkuat di sekolah, serta diteladankan di lingkungan masyarakat.


Peran Tiga Lingkungan Pendidikan

  1. Keluarga
    Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Orang tua menjadi teladan utama dalam pembentukan karakter. Kebiasaan sehari-hari di rumah, seperti berdoa sebelum makan, membuang sampah pada tempatnya, mandi teratur, merapikan tempat tidur, hingga menepati janji, adalah dasar yang akan membentuk disiplin dan tanggung jawab anak.

  2. Sekolah
    Di sekolah, guru melanjutkan dan memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan positif. Anak-anak dilatih untuk disiplin waktu, belajar dengan tekun, berbahasa halus, menghormati guru, menghargai teman, serta menjaga kebersihan kelas. Keteladanan guru dalam bersikap juga sangat penting karena anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat.

  3. Masyarakat
    Lingkungan sekitar juga memberi pengaruh besar. Masyarakat yang tertib, ramah, dan menjunjung gotong royong menjadi contoh nyata bagaimana anak seharusnya hidup bermasyarakat. Misalnya, membiasakan antri dengan tertib di tempat umum akan melatih kesabaran dan kedisiplinan anak.


Pembiasaan Positif Sehari-hari

Pendidikan karakter sejak dini dapat ditanamkan melalui kegiatan sederhana sehari-hari yang dilakukan secara konsisten, antara lain:

  • Menjalankan ajaran agama dengan rajin beribadah dan berdoa.

  • Menghormati orang tua, guru, serta orang yang lebih tua.

  • Menggunakan bahasa yang halus dan sopan.

  • Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan.

  • Merapikan tempat tidur setelah bangun.

  • Mandi secara teratur dan menjaga kebersihan diri.

  • Menepati janji dan berkata jujur.

  • Disiplin waktu: belajar tepat waktu, datang ke sekolah tidak terlambat, serta istirahat cukup.

  • Antri dengan tertib di sekolah, kantin, maupun tempat umum.

  • Bermain secukupnya, tidak berlebihan.

  • Menjaga tutur kata agar tidak menyakiti orang lain.

Meskipun sederhana, kebiasaan-kebiasaan ini bila dibiasakan setiap hari akan membentuk karakter yang kuat, tertanam dalam diri anak, dan terbawa hingga dewasa.

Mengapa Pendidikan Karakter Penting?

Anak yang memiliki karakter baik akan lebih mudah diterima dalam lingkungan sosial, lebih bertanggung jawab dalam belajar, serta lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Karakter juga menjadi modal utama untuk meraih keberhasilan, karena kecerdasan tanpa akhlak tidak akan cukup membawa seseorang pada kebaikan hidup.

Dengan pendidikan karakter, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, santun, jujur, disiplin, beriman, dan peduli terhadap sesama.

Pendidikan karakter sejak dini adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga. Dengan kerjasama keluarga, sekolah, dan masyarakat, anak-anak dapat dibentuk menjadi pribadi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.

Mari kita biasakan hal-hal kecil seperti disiplin, antri, menepati janji, menjaga kebersihan, sopan santun, dan religius, karena dari kebiasaan kecil inilah lahir generasi bangsa yang kuat dan bermartabat.

Share:

Memperingati Hari Batik Nasional 2025: Batik, Warisan Budaya Bangsa yang Mendunia

Memperingati Hari Batik Nasional 2025: Batik, Warisan Budaya Bangsa yang Mendunia

Setiap tanggal 2 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa bangga sekaligus tanggung jawab dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa. Tahun 2025 ini, peringatan Hari Batik kembali menjadi pengingat bahwa batik bukan hanya kain bermotif indah, melainkan juga sarat makna, simbol identitas, dan bagian dari sejarah panjang perjalanan Indonesia.



Sejarah Hari Batik Nasional

Hari Batik Nasional ditetapkan berdasarkan pengakuan UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009, ketika batik resmi dimasukkan ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Pengakuan ini merupakan bukti bahwa batik diakui dunia sebagai bagian penting dari kebudayaan Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.

Sejak saat itu, pemerintah menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional, dan masyarakat Indonesia diajak untuk mengenakan batik sebagai bentuk penghormatan serta kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Filosofi dan Keindahan Batik

Batik Indonesia memiliki ragam motif dan corak yang berbeda-beda di setiap daerah. Setiap motif mengandung makna filosofis, doa, dan harapan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Misalnya, motif Parang yang melambangkan kekuatan dan keberanian, atau motif Kawung yang mencerminkan kebijaksanaan serta keadilan.

Dengan keragaman motifnya, batik menjadi simbol persatuan dalam keberagaman, sejalan dengan semboyan bangsa kita, Bhinneka Tunggal Ika.

Hari Batik Nasional di Sekolah

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2025, sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk UPT SD Negeri Sumberjo, mengajak seluruh guru dan siswa untuk mengenakan batik. Tidak hanya sekadar memakai, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya mencintai dan melestarikan batik sejak dini.

Melalui pembelajaran di kelas maupun kegiatan tematik, siswa diajak mengenal sejarah batik, jenis-jenis motif batik, hingga proses pembuatannya. Dengan demikian, peringatan Hari Batik bukan hanya menjadi kegiatan rutin, melainkan juga sarana edukasi dan penanaman nilai budaya bangsa.

Batik dan Generasi Muda

Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian batik. Dengan kecintaan mereka terhadap batik, warisan ini akan terus hidup dan berkembang, bahkan bisa dikreasikan menjadi karya-karya modern tanpa kehilangan nilai tradisinya. Batik tidak hanya digunakan dalam acara formal, tetapi kini juga hadir dalam desain pakaian sehari-hari, aksesoris, hingga produk kreatif yang digemari anak muda.

Ajakan untuk Warga Sekolah

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya bangsa, UPT SD Negeri Sumberjo mengajak seluruh warga sekolah — baik guru, staf, maupun siswa — untuk bersama-sama mengenakan pakaian batik pada Hari Batik Nasional, Rabu, 2 Oktober 2025.

Mari kita jadikan momentum ini sebagai wujud kecintaan kita terhadap budaya bangsa sekaligus sarana untuk menumbuhkan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia. Dengan mengenakan batik, kita tidak hanya memperingati sebuah hari besar, tetapi juga menegaskan identitas kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang kaya budaya dan diakui dunia.

Penutup

Hari Batik Nasional 2025 adalah momentum untuk mempertegas jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar, kaya akan budaya, dan diakui dunia. Mari kita jadikan batik bukan sekadar busana, tetapi juga kebanggaan bersama yang terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada anak cucu kita.

Dengan mengenakan batik pada Hari Batik Nasional, kita bukan hanya sekadar mengenakan kain bermotif, tetapi juga sedang mengenakan identitas, sejarah, dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

Share:

Fanspage FB

Diberdayakan oleh Blogger.

Adsense

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Pages